Polsek Lalolae Gelar Jum’at Curhat Di Desa Wesalo Koltim, Masyarakat Sampaikan Tiga Hal Ini

Tajukperistiwa.com, Kolaka TimurDalam rangka memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Kepolisian Sektor Lalolae, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara menggelar acara “Jumat Curhat” di Desa Wesalo, Jum’at (22/9/23) Kemarin

Acara ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi masyarakat untuk berbicara secara langsung dengan petugas kepolisian, berbagi perasaan, serta menyampaikan keluhan atau masalah yang mereka hadapi dalam lingkungan sekitar.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut dihadiri oleh Wakapolres Koltim, Kompol Drs.Tawakkal, di dampingi Kasat Reskrim Res Koltim, AKP Abd Haris SH, Kasat Lantas Res Koltim, Iptu Muhlisi SH, Kapolsek Lalolae Ipda David Parape, serta para perangkat Desa Wesalo dan Tokoh masyarakat setempat.

“Jumat Curhat” diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat Desa Wesalo menyampaikan sejumlah keluhan yang terjadi di lingkungan sekitar yakni terkait apakah masyarakat diperbolehkan melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Kemudian persoalan proyek pekerjaan jalan di wilayah kecamatan lalolae agar kiranya ditertibkan atau merapikan material guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu-lintas akibat dari material  yang disimpan melewati bahu jalan.

Dan yang terakhir masyarakat Desa Wesalo juga menyampaikan agar pelayanan surat-surat bermotor ( Samsat Koltim) dimohon bisa ditingkatkan pelayanannya, dan ditertibkan guna mencegah adanya penyimpangan daripada oknum tertentu

Menanggapi keluhan masyarakat Desa Wesalo, Wakapolres Koltim, Kompol Drs Tawakkal menjelaskan bahwa mengenai pembukaan lahan dengan cara membakar lahan merupakan aktivitas yang sangat berisiko, dengan membakar lahan berpotensi dapat menjadi kebakaran yang meluas sehingga akan berdampak pada lingkungan serta merusak hutan dan udara juga dapat tercemar sekaligus beresiko untuk kesehatan

“untuk buka lahan yang tidak bisa tanpa membakar, maka perlu memperhatikan keadaan, situasi dan keamanan sehingga tidak menjadi meluas” Ujarnya

Menurutnya, jika ingin membakar lahan diharapkan agar tidak langsung membakar, namun terlebih dahulu dibuat sekat-sekat, kumpulkan ranting atau tanaman gulma atau rumput pada satu titik kemudian baru dilakukan pembakaran, itupun harus melalui pengawasan dan penjagaan agar tetap menjamin tidak terjadi rembesan api.

Mengenai proyek pengerjaan jalan yang materialnya disimpan melewati jalan, Wakapolres mengatakan bahwa Polres koltim bersama Polsek Lalolae terus melakukan koordinasi dengan para pihak pengelola proyek untuk tetap menjaga keamanan pengguna jalan sehingga arus lalin aman dan lancer.

“Kami akan terus mengingatkan agar penyiraman jalan dilakukan secara rutin untuk menghindari debu yang berlebihan” Katanya

Dan yang terakhir, ia juga menyampaikan kepada masyarakat mengenai sistem pelayanan di Samsat Polres Koltim, bahwa pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meminta kepada masyarakat yang akan mengurus surat-surat bermotornya agar tidak melalui calo yang dapat merugikan masyarakat itu sendiri.

“Sistem pelayanan Polri dan pemerintah sudah mengedepankan transparansi pelayanan sesuai peraturan yang ada” Tutupnya

Laporan : Jumran Jumadi