Tajukperistiwa.com, Konawe || Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2025, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Konawe menggelar kegiatan donor darah, Rabu (18/6/25)
Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional yang berlangsung di kantor BNNK Konawe ini mengangkat tema “Memutus Mata Rantai Peredaran Gelap Narkoba Melalui Pencegahan dan Rehabilitasi Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kepala BNNK Konawe, Kompol H. Bandus Tira Wijaya, A.Md., S.H, menyampaikan bahwa peringatan hari anti narkoba internasional melalui kegiatan donor darah ini merupakan kegiatan yang sangat relevan dengan program Asta cita yang dicanangkan presiden Prabowo, yakni terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba demi menuju Indonesia emas 2045
“Generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba menjadi salah satu kunci utama tercapainya Indonesia emas 2045” katanya
Menurutnya, Kegiatan donor darah ini tidak hanya bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di daerah, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah narkoba yang semakin mengkhawatirkan.

“Pelaksanaan kegiatan donor darah ini kita sudah laksanakan di Konawe utara kemarin, hari ini di Konawe dan besok juga kita lanjutkan di Kolaka timur” ujarnya
Selain itu, melalui kegiatan ini kata dia, juga dapat dijadikan sebagai deteksi dini setiap pengguna atau pengedar narkoba sehingga pencegahan dan pengendalian peredaran narkoba di konawe dapat diawali dengan kegiatan seperti ini
Untuk mewujudkan hal tersebut kata dia, dibutuhkan kerja-kerja kolaborasi antara BNNK Konawe, masyarakat dan pemerintah daerah dalam memerangi peredaran narkoba.
Kata Kepala BNNK Konawe, melalui kegiatan ini pihaknya juga ingin mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba dan pentingnya rehabilitasi bagi para penyalahguna.
“sebelum kami menjabat sebagai kepala BNNK Konawe ini, kami sudah ikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD Konawe dan DPR RI, bahwa Konawe masuk zona merah sebagai pengguna narkoba” ucap pria yang akrab disapa Tira ini
“Pengguna Narkoba di seluruh Indonesia yang paling tertinggi di Sulawesi Tenggara dan yang paling tinggi di Sulawesi Tenggara ada di Konawe” sambungnya
Untuk itu, dimomen peringatan hari anti narkotika internasional ini pihaknya mengajak seluruh masyarakat khsususnya di Konawe agar sama-sama melindungi diri dan keluarga dari bahaya narkoba.
“saya mengajak masyarakat konawe minimal lindungi diri dan keluarga dari bahaya narkoba kalau nggak mau mati di penjara” tegasnya
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta berkontribusi dalam memerangi peredaran narkoba terutama di lingkungan sekitar.
Diinformasikan, Kegiatan tersebut nampak antusias dari masyarakat, TNI dan Polri, ikut berpartisipasi donor darah
Laporan : Helni Setyawan
Langsung ke konten

















