Tajukperistiwa.com, Konawe || Himpunan Mahasiswa Kabupaten Konawe (Hima Konawe) mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe agar menepati janji mereka terkait pembuatan Peraturan Daerah (Perda) tentang Beasiswa bagi Mahasiswa Asal Konawe, Sabtu (23/8/25)
Ketua Umum Hima Konawe, Muhammad Syahri Ramadhan, menyampaikan bahwa janji tersebut telah diutarakan oleh Ketua DPRD Kab. Konawe sejak tahun lalu, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut konkret dalam bentuk pembahasan resmi di DPRD.
“Kami sudah beberapa kali melakukan audiensi hingga aksi unjuk rasa dari rekan-rekan mahasiswa, dan janji untuk merancang Perda Beasiswa sudah disampaikan sejak tahun 2024, tapi kenyataannya, sampai sekarang belum ada draf, belum ada pembahasan, bahkan belum masuk dalam Propemperda tahun ini” tegas Syahri
Menurutnya, beasiswa tersebut jangan hanya masuk dalam konteks penganggaran tetapi juga harus berbentuk perda agar kuota dan sasaran penyaluran lebih jelas dan transparan, agar dapat berjalan secara continue dimasa mendatang
Pihaknya menilai, keberadaan Perda Beasiswa sangat penting sebagai dasar hukum yang kuat dan berkelanjutan dalam memberikan dukungan pendidikan kepada mahasiswa Konawe dan bukan hanya sekedar menjadi alat kepentingan politik, beasiswa ini khususnya sangat bermanfaat bagi yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berprestasi.
“Banyak teman-teman mahasiswa di Konawe yang terancam putus kuliah karena faktor ekonomi, sementara daerah lain khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara sudah ada bebera Kabupaten/Kota sudah punya Perda Beasiswa salah satunya Kab. Kolaka, mengapa Konawe tertinggal?” Ujarnya
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa peran DPRD Konawe bukan hanya legislasi formal, tapi juga perwujudan keadilan sosial bagi masyarakat melalui kebijakan publik yang pro-rakyat.
Untuk itu kata dia, kami memberi tenggat waktu hingga akhir tahun ini agar DPRD Konawe segera membahas dan menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang Beasiswa Daerah, dengan melibatkan partisipasi publik, termasuk mahasiswa dan akademisi.
“Jika tidak ada langkah nyata sampai akhir tahun ini, kami akan menggelar aksi besar-besaran di kantor DPRD Konawe sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap komitmen politik mereka,” tutupnya
Laporan : Redaksi.
Langsung ke konten

















