Tajukperistiwa.com, Kolaka II Desa Lamedai merupakan wilayah sasaran yang dipilih menjadi lokasi kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat. Secara administrasi Desa ini berada pada Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kabupaten Kolaka juga merupakan daerah yang menjadi target capaian Rencana Aksi Nasional Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Desa ini memiliki topografi dataran rendah yang didominasi wilayah hutan lindung dan lahan persawahan serta mayoritas penduduk Desanya merupakan petani.
Selain membudidayakan padi konvensional petani juga aktif menanam tanaman hortikultura termasuk jenis sayuran. Kondisi tanah yang kurang subur dan keadaaan cuaca yang tidak menentu menyebabkan tanaman sayuran para petani kurang produktif.
Tak hanya itu, terbatasnya pengetahuan petani dalam mengembangkan sayuran hidroponik, minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki juga menjadi permasalahan utama petani khsusnya Kelompok Tani Lestari Jaya Mandiri Desa Lamedai

Merespon isu dan permasalahan-permasalahan yang dialami Kelompok Tani Lestari Jaya Mandiri tersebut, Tim Pengabdian USN Kolaka bergerak cepat dan inisiatif memberikan Solusi kepada petani. Tim Pengabdian berasal dari Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan USN Kolaka yakni Hasbiadi, M.S.T. selaku ketua Tim PKM dan dibantu oleng anggota tim yakni Djunarlin Tojang, M.Si. dan Juniaty Arruan Bulawan, M.Si serta kegiatan PKM ini juga melibatkan 2 Mahasiswa USN Kolaka.
Adapun Solusi yang diberikan Tim PKM USN Kolaka kepada anggota Kelompok Tani Lestari Jaya Mandiri yakni Pembangunan Mix Demplot yang berbasis penerapan pupuk organic dan pengembangan hidroponik low cost).
Tim PKM melatih para petani membuat pupuk organic serta membangun hidroponik low cost. Jenis Hidrponik ini merupakan inovasi Dosen USN yakni Hidroponik yang menggunakan media tanam dari bahan bekas (gallon air bekas) sebagai media utama hidroponik.
Selain itu, demplot ini dibangun dengan sistem control full yakni tertutup total dengan atap menggunakan plastic ultraviolet sehingga sinar matahari tetap masuk secara maksimal. Adapun jenis tanaman yang dibudidayakan yang memiliki nilai ekonomi tinggi yaitu Selada, Pack Coy dan Seledri.
Lebih lanjut, Hasbiadi menjelaskan bahwa Mix Demplot merupakan perpaduan antara sistem budidaya hidroponik dengan tanam langsung. Pada Demplot yang dibangun Tim PKM USN Kolaka juga disediakan bedengan untuk dilakukan penanam cabai rawit secara langsung dengan IPTEK penerapan pupuk organic.

Sebelum penanaman Tim PKM USN memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik kepada petani dengan komposisi bahan yang terstandar. Bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan yang mudah didapat dan terdapat dilingkungan sekitar Masyarakat.
Bahan pembuatan pupuk organik tersebut meliputi Feses Kambing dan Sapi, daun dan hijauan, sekam padi, EM4 dan Gula Merah. Kegiatan ini didemonstraikan langsung oleh Tim PKM yang bertujuan menjaga komposisi dan kualitas pupuk yang dihasilkan.
Dimomen tersebut, Tim PKM USN Kolaka juga menyampaikan Terima kasih kepada DPPM KEMENDIKTISAINTEK sebagai pemberi dana, pihak LPPM dan Fakultas Pertanian, Perikanan dan Peternakan USN Kolaka yang memfasilitasi kegiatan ini, Kelompok Tani Lestari Jaya Mandiri sebagai mitra sasaran, serta Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam hal ini Camat Tanggetada dan Kepala Desa Lamedai yang telah memfasilitasi izin pelaksanaan kegiatan ini.
Penulis : Tim Pengabdian USN Kolaka
Langsung ke konten

















