Tajukperistiwa.com, Konawe || Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand Sapan, dampingi Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangeruka, dalam meninjau persiapan peresmian Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Jumat (9/1/26)
Peninjauan Gubernur ASR ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dijadwalkan akan meresmikan kampung nelayan merah putih atau KNMP pada pekan depan.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda Konawe dampingi Gubernur ASR melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana pendukung, termasuk akses jalan, fasilitas pelabuhan nelayan, serta infrastruktur penunjang lainnya yang mendukung kelancaran acara peresmian dan operasional kampung nelayan.
Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui peningkatan kapasitas produksi dan pengelolaan hasil tangkapan laut secara berkelanjutan.
Di Kesempatan itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangeruka menyampaikan bahwa pasca 3 hari yang lalu ia meninjau persiapan peresmian KNMP di Desa Sorume Jaya hingga saat ini kemajuannya luar biasa
“Ternyata setelah 3 hari yang lalu saya datang disini kemajuannya luar biasa. Saya menilai persiapan peresmian KNMP sudah mencapai 99 persen, tinggal fhinising dan merapikan lokasinya” ujarnya
Menurutnya penilaiannya, tiga hari yang lalu saat dirinya meninjau progres persiapan peresmian kampung nelayan merah putih tersebut sudah mencapai 80 persen
“Alhamdulillah, dua hari kedepan persiapan peresmian kampung nelayan merah putih tersebut sudah mencapai 100 persen. Hal ini berkat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan kabupaten” tegas Gubernur ASR
“Semua ini sudah ada penanggung jawabnya antara Pemerintah provinsi, kabupaten dan kementerian kelautan dan perikanan” tambahnya
Selain itu kata dia, saat ini lokasi kampung nelayan merah putih di Desa Sorume Jaya sudah tertata dengan baik dan rapih. Sedang yang belum selesai adalah indahnya
“Kita akan perindah. Jadi baik sudah, rapih sudah. Jadi yang belum selesai adalah indahnya” tutupnya
Laporan : Risko Julianto
Langsung ke konten

















