Tajukperistiwa.com, Konawe II Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup atau PSILH Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe dalam rangka memperkuat tata kelola persampahan yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Adipura tahun 2026.
Kunjungan tim PSILH, Oktaria Diah Pitalokasari, S.Si dan Sidik Nooryono, disambut langsung oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Konawe, Syahrul, SKM., MM, Kabid PPKL, Edy Mangkere, ST, Kabid Kebersihan, Ir. Ridwan Tabara, ST., M.Si dan jajaran serta Ka UPTD Persampahan, Andi Uci, SKM.,MPWK
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari pembinaan sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola persampahan dengan memberikan arahan strategis kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang berkontribusi terhadap penilaian Adipura, senin (30/3/26)

Kabid Kebersihan, Limbah B3 dan Peningkatan Kapasitas, Ir. Ridwan Tabara, ST., M.Si, menyampaikan apresiasinya sekaligus menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam memperbaiki sistem pengelolaan persampahan.
“Dinas Lingkungan Hidup Konawe menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah. Kami siap mendukung serta menindaklanjuti berbagai arahan dan masukan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ucap pria yang akrab disapa Rido ini.
Dikesemapatan itu, ia juga menyampaikan bahwa tata kelola persampahan yang baik tidak hanya berfokus pada pengangkutan dan pembuangan, tetapi juga mencakup pengurangan sampah dari sumber, pemilahan, hingga pengolahan sampah berbasis masyarakat.
“DLH Konawe komitmen untuk terus berbenah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan sampah. Berbagai langkah akan kami lakukan, mulai dari optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), TPA, hingga penguatan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya” katanya
Melalui pembinaan dari kementerian ini kata dia, diharapkan Pemda Konawe mampu memperbaiki capaian indikator penilaian Adipura yang sebelumnya masih perlu ditingkatkan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah melaui pembinaan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sistem pengelolaan persampahan yang berkelanjutan menuju Konawe Asri dan Konawe Bersahaja” tutupnya
Diketahui, hari pertama kunjungan kerja di Kabupaten Konawe, Tim PSILH Kementerian Lingkungan Hidup RI melakukan kunjugan langsung di TPS3R dan Tempat Pembuangan Akhir di Kelurahan Mataiwoi untuk melihat langsung pengelolaan persampahan tersebut
Sedang dihari ke-2 pada hari selasa (31/3/26), PSILH KLH RI akan melakukan peninjauan sejumlah bank sampah baik yang ada di pasar Asinua maupun bank sampah yang ada di Desa Lahotutu, wonggeduku Barat
Laporan : Risko Julianto
Langsung ke konten

















