Example 325x300
Example 728x250
AdvetorialBeritaDaerahInfo DesaKesehatanNasionalSosbud

Perkuat Instrumen Pengelolaan Sampah Di Konawe Untuk Tingkatkan Nilai Adipura, KLH RI : Dibutuhkan Dukungan Penuh Dari Bupati

4
Example 468x60

Tajukperistiwa.com, Konawe II Sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, tim Pusat Standardisasi Instrumen Lingkungan Hidup (PSILH) Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia tuntaskan kunjungan kerjanya di Kabupaten Konawe dengan melakukan peninjauan pengelolaan sampah di Pantai Toronipa, kamis (2/4/26)

Selama 4 hari berada di Konawe, Tim PSILH KLH RI telah memberikan pembinaan terhadap seluruh instrumen pengelolaan persampahan baik tempat pembuangan akhir sampah, TPS3R Kelurahan Mataiwoi, Bank Sampah Induk Unaaha, TPS3R Bumi Mepokoaso beserta sejumlah Unitnya, serta pengelolaan TPS di daerah industry Morosi.

banner 300X250

Pembinaan tersebut bertujuan untuk meningkatkan capaian nilai Adipura di Kabupaten Konawe dengan berbagai aspek, mulai dari pengadministrasian, pengelolaan persampahan berbasis masyarakat, hingga sistem tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Salah satu Tim PSILH KLH RI, Sidik Nooryono, ST, menyampaikan bahwa pihaknya telah melihat kondisi TPA, TPS3R, Bank Sampah Induk Unaaha, Bank sampah unit dan pengelolaan sampah organic maupun anorganik.

“Intinya disini adalah, ayo kita bergiat untuk meningkatkan pengelolaan sampah di Kabupaten Konawe, karena masih ada kekurangan yang harus di penuhi yakni kewajiban kita semua yang harus ditanggung secara bersama-sama, baik dari pihak Bupati, DLH, KLH RI sampai pada jajaran Kecamatan, Kelurahan, Desa sampai dengan tiap-tiap individi” ujar Analis Kebjakan PSILH KLH RI ini

“kami melihat bahwa masih banyak yang harus diperbaiki. Temuan yang ada itu bukan sesuatu kekurangan, akan tetapi untuk meningkatkan kinerja pengelolaan sampah. Ingat, masalah sampah adalah tanggungjawab kita bersama” tambahnya

Ia juga menitipkan pesan bahwa dalam pengelolaan sampah di Konawe dibutuhkan dukungan penuh dari Bupati, para Dinas, Cama, lurah dan Kepala Desa. Karena menurutnya pengelolaan sampah tidak dilakukan secara sendiri-sendiri tetapi berkerjasama dalam artian bukan hanya tenaga saja, melainkan buah pemikiran dan dukungan penuh untuk masalah pembangunan baik sarana maupun prasarana yang hanya bisa dilakukan oleh Bupati Konawe sebagai pemimpin daerah.

“Sampah bukan sesuatu yang menjijikan, tetapi sesuatu yang bisa menjanjikan” ungkapnya

Sementara itu, Oktaria Diah Pitalokasari, S.Si juga menambahkan agar Pemda Konawe dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup untuk mengaktifkan kembali Laboratorium yang ada

Karena menurutnya, dengan memanfaatkan fasilitas Laboratorium, nantinya akan menambah atau berkontribusi terhadap APBD melalui hasil pengujian dan analisis lingkungan yang ada di wilayah Konawe

Ditempat yang sama, Plt Kadis DLH Konawe melalui Kabid Kebersihan, Limbah B3 dan Peningkatan kapasitas, Ir. Ridwan Tabara, ST., M.Si menyampaikan ucapan terimahkasih kepada tim PSILH KLH RI di Konawe yang telah memberikan pembinaan terhadap pengelolaan sampah menuju Adipura

“Melalui pembinaan ini, kami berharap seluruh pihak dapat lebih memahami standar dan indikator yang menjadi penilaian, sehingga ke depan Konawe mampu meraih hasil yang lebih optimal,” katanya

Tak hanya itu, pria yang akrab disapa Rido ini berkomitmen akan melakukan evaluasi sekaligus pembenahan terkait pengelolaan persampahan di Konawe dengan tujuan untuk meningkatkan nilai Adipura menuju Konawe Bersahaja.

Laporan : Risko Julianto

Example 300250
banner 468x60