Tajukperistiwa.com, Jakarta || Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, membawa wajah baru daerahnya ke panggung nasional melalui program “Nusa Raya” Kompas TV.
Lewat siaran tersebut, ia mendorong perubahan besar, menggeser citra Lampung Selatan dari sekadar pintu gerbang Sumatra menjadi destinasi yang layak disinggahi.
Tapping program dilakukan di Studio Nusa Raya, Gedung Kompas Gramedia Unit II, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Bupati Egi memaparkan arah pembangunan daerah sekaligus mempromosikan potensi unggulan Lampung Selatan ke audiens nasional.
Ia menegaskan, selama ini Lampung Selatan identik sebagai jalur lintasan menuju Pulau Sumatra. Namun ke depan, pemerintah daerah ingin membalik perspektif tersebut.
“Selama ini Lampung Selatan dikenal sebagai pintu gerbang Sumatra. Tetapi ke depan kami ingin mengubah persepsi itu, agar orang tidak hanya lewat, melainkan tertarik untuk singgah dan menikmati berbagai potensi yang kami miliki,” ujar Egi.
Upaya tersebut ditempuh melalui penguatan sektor pariwisata berbasis alam, budaya, serta keragaman masyarakat lokal. Pemerintah daerah juga aktif menghadirkan berbagai event tematik sebagai magnet kunjungan wisata.
Setelah sukses menggelar Krakatau Beach Run yang diikuti ribuan peserta, Pemkab Lampung Selatan kini menyiapkan ajang berskala nasional, Indonesian Drift Series, yang dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang.
Menurut Egi, event-event tersebut bukan sekadar hiburan, tetapi strategi branding daerah untuk memperluas eksposur Lampung Selatan.
“Melalui event-event seperti ini kami ingin memperkenalkan Lampung Selatan lebih luas lagi. Bukan hanya sebagai jalur lintasan, tetapi sebagai daerah yang memiliki potensi wisata, budaya, dan ekonomi yang menarik untuk dikunjungi,” katanya.
Selain sektor pariwisata, pembangunan desa juga menjadi fokus utama melalui program Desa Helau. Program ini mendorong desa mengembangkan potensi lokal sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, sehingga mampu menciptakan destinasi wisata berbasis masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memperkuat sektor ekonomi melalui pengembangan UMKM agar naik kelas serta inovasi di bidang pertanian. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui Kawasan Pertanian Anak Nusantara (Kawanara) di Kecamatan Candipuro, yang mengusung konsep pertanian modern berbasis teknologi.
Melalui berbagai strategi tersebut, Bupati Egi optimistis Lampung Selatan semakin dikenal secara nasional, sekaligus mampu menarik lebih banyak wisatawan dan peluang investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Nzr/Nsy)
Langsung ke konten

















