AdvetorialBeritaDaerahKesehatanNasionalSosbud

Ketua DPRD Konawe Dukung Langkah Strategis Pemda Bangun Rumah Sakit Dan Pasar Pangan

8
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE || Ketua DPRD Konawe, I Made Asnaya, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe terkait rencana pembangunan rumah sakit tipe D di Kecamatan Sampara serta pasar pangan Di Konawe melalui sekema pembiayan pinjaman daerah PT. Sarana Multi Infrastruktur 

Pernyataan tersebut disampaikan I Made Asmaya, saat menghadiri rapat bersama dengan Pemda Konawe dan pihak PT Sarana Multi Infrastruktur pada Senin (25/5/26) di ruang kerja Bupati

banner 300X250

Pada prinsipnya rencana strategis pemerintah daerah untuk membangun fasilitas kesehatan atau rumah sakit tipe D dan pasar pangan kata dia, pihaknya sangat mendukung. Namun ia mengingatkan agar seluruh proses yang dilaksanakan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

Ia juga menilai, pembangunan rumah sakit tipe D di Kecamatan Sampara dan pasar pangan di Konawe menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya tuntutan pelayanan kesehatan dan penguatan sektor ekonomi masyarakat.

“Kehadiran rumah sakit dan pasar pangan nantinya, dinilai menjadi kebutuhan yang sangat penting seiring meningkatnya tuntutan layanan kesehatan serta peningkatan ekonomi masyarakat di Konawe,” tegasnya. 

Selain itu, Politisi Partai PDI-P ini juga menyampaikan bahwa keterbukaan informasi terkait mekanisme pinjanman daerah harus menjadi perhatian utama. DPRD Konawe perlu memperoleh penjelasan secara mnenyeluruh agar dapat menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Kami mendukung rencana pembangunan Rumah Sakit dan pasar pangan melalui skema pinjaman ke PT SMI, karena ini untuk kepentingan masyarakat Konawe. Tetapi seluruh proses pinjaman daerah harus dilakukan secara transparan sehingga DPRD juga bisa menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat” tegasnya. 

Ia mengingatkan agar pembangunan rumah sakit tidak hanya berorientasi pada kemegahan fisik bangunan, tetapi harus benar-benar menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mudah dijangkau masyarakat. 

“Jangan sampai bangunannya megah, tetapi pelayanan tidak maksimal. Lokasi rumah sakit harus strategis dan pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tuturnya. 

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa Pemda Konawe selama ini memiliki rekam jejak yang baik dalam pengelolaan pinjaman daerah dan tidak pernah mengalami kredit macet. Karena itu, ia berharap perencanaan pembangunan dilakukan secara matang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Diketahui, rapat bersama tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat PT SMI Nomor S-296/SMI/DPPPP/0526 tanggal 21 Mei 2026 tentang pemberitahuan rencana kunjungan lapangan (site visit) pinjaman daerah Pemerintah Kabupaten Konawe Tahun 2026.

Laporan : Redaksi

banner 468x60