TAJUKPERISTIWA.COM-JAKARTA || Sekertaris Jenderal (Sekjen) Persatuan PPPK Paruh Waktu Indonesia (PPWI), Oka Permana,S.Ap menegaskan bahwa fokus utama perjuangan organisasi saat ini adalah mendorong percepatan peralihan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu bagi seluruh unsur, meliputi tenaga teknis, tenaga kesehatan (nakes), guru, dan tenaga kependidikan (tendik),Kamis(11/6/26).
Sekjen PPWI menyampaikan bahwa perjuangan ini harus dilakukan secara bersama-sama, tanpa membeda-bedakan profesi maupun sektor.
Seluruh PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari satu perjuangan yang sama dalam mewujudkan kepastian status, kesejahteraan, dan perlindungan kerja yang lebih baik.
“Hasil RDP Komisi II DPR RI menjadi sinyal positif yang harus kita kawal bersama. Kami mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu Indonesia untuk tetap solid, menjaga kekompakan, dan tidak terpecah oleh perbedaan profesi. Perjuangan ini adalah perjuangan bersama untuk tenaga teknis, nakes, guru, maupun tendik,” tegas Sekjen PPWI.
PPWI juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan DPR RI, Kementerian PANRB, Kementerian Dalam Negeri, serta kementerian dan lembaga terkait guna memastikan proses peralihan status PPPK Paruh Waktu dapat terlaksana secara adil dan bertahap sesuai kemampuan fiskal pemerintah.
PPWI meyakini bahwa persatuan adalah kekuatan utama dalam perjuangan. Oleh karena itu, seluruh anggota di tingkat pusat, wilayah, dan cabang diharapkan tetap fokus mengawal agenda peralihan status hingga terwujudnya kepastian bagi seluruh PPPK Paruh Waktu Indonesia.
“Satu perjuangan, satu tujuan: Peralihan status PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK penuh waktu bagi tenaga teknis, nakes, guru, dan tendik di seluruh Indonesia.”Tutupnya(Red/tg).














