TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE – Ketua DPRD Kabupaten Konawe, I Made Asmaya, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui kegiatan Reses III Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Desa Kumapo, Kecamatan Onembute, Kamis (4/6/26).
Kegiatan reses yang dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok perempuan, serta warga setempat itu menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai mendesak.
Dalam pertemuan tersebut, warga Desa Kumapo menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, bantuan untuk rumah ibadah, serta pengadaan seragam bagi majelis taklim.
Dari berbagai aspirasi yang disampaikan, kebutuhan pembangunan sumur bor menjadi perhatian utama karena dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, mengatakan bahwa persoalan ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, usulan pembangunan sumur bor menjadi salah satu prioritas yang akan diperjuangkannya.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Melalui reses ini kami mendengar langsung harapan warga Desa Kumapo, dan salah satu yang paling mendesak adalah pembangunan sumur bor. Saya berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan daerah,” ujar I Made Asmaya.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, keberadaan sumur bor akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat karena dapat menjamin ketersediaan air bersih yang aman, mudah diakses, dan berkelanjutan.
Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, ketersediaan sumber air yang memadai juga akan mendukung aktivitas sosial dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara keseluruhan.
“Dengan adanya sumur bor, masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan kesejahteraan warga. Karena itu saya memiliki tanggung jawab moral untuk memperjuangkan aspirasi ini,” tegasnya.
Selain sumur bor, Ketua DPRD Konawe juga menyatakan dukungannya terhadap usulan bantuan untuk rumah ibadah yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, fasilitas keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, I Made Asmaya turut mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat yang hadir dan menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan secara langsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kumapo, aparat desa, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang telah hadir dalam kegiatan reses ini. Aspirasi yang disampaikan merupakan kebutuhan riil masyarakat dan akan menjadi bahan perjuangan kami dalam pembahasan program pembangunan ke depan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal DPRD, tetapi merupakan sarana penting untuk memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan.
Laporan : Redaksi














