TAJUKPERISTIWA.COM – KENDARI || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kendari bersama Forum Anak Kota Kendari (Fantari) sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop dan Youth Camp Fantari 2026 selama dua hari satu malam, pada 20–21 Juni 2026 di kawasan Wisata Pantai Nambo, Kota Kendari,Senin(22/6/26).
Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Forum Anak Kota Kendari Sebagai Agen 2P (Pelopor dan Pelapor)” ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari 46 anggota Forum Anak Kota Kendari serta 14 anggota Forum Anak Kecamatan dan Kelurahan dari Kecamatan Abeli dan Kecamatan Nambo.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas anak sebagai agen perubahan, pelopor, dan pelapor dalam pemenuhan hak serta perlindungan anak, sekaligus memperkuat solidaritas dan kolaborasi antaranggota forum anak di Kota Kendari.
Penguatan Kapasitas Anak Sebagai Agen 2P
Hari pertama diawali dengan workshop yang menghadirkan sejumlah materi penting, di antaranya fungsi dan tanggung jawab Forum Anak sebagai Agen 2P, hak anak dan suara anak, peningkatan kemampuan dan pengembangan potensi diri melalui berbagai tantangan permainan edukatif, public speaking untuk advokasi, serta manajemen kegiatan dan kerja tim.
Melalui materi tersebut, peserta dibekali kemampuan untuk memahami hak-hak anak, meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan dan kerja sama dalam menjalankan program-program Forum Anak di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota.

“Anak-anak harus tahu haknya, tetapi juga harus memahami bagaimana cara menyuarakannya dengan baik, santun, dan terstruktur,” ujar Sari Handayani, SE., M.Ak., Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3A Kota Kendari saat membuka kegiatan.
Pada sore hari, setelah pelaksanaan salat Ashar berjamaah, peserta mendapatkan pembekalan spiritual dari narasumber yang memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam mengambil keputusan dan menjalankan peran sebagai Agen 2P.
Malam Refleksi dan Penguatan Kepemimpinan
Memasuki malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman bersama mantan Ketua Forum Anak Kota Kendari yang telah meraih berbagai prestasi setelah aktif di organisasi tersebut.
Peserta juga diperkenalkan kepada tujuh fasilitator Forum Anak yang berasal dari pengurus dan anggota periode sebelumnya.
Selanjutnya, peserta menerima materi mengenai kelembagaan Forum Anak dan pengenalan struktur kepengurusan Forum Anak Kota Kendari periode 2026–2028 berdasarkan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Partisipasi Anak melalui Forum Anak.
Dalam sesi malam, peserta diajak mengikuti berbagai permainan reflektif yang dirancang untuk melatih ketenangan, komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan menyelesaikan tantangan secara kolektif.
Puncak kegiatan malam ditandai dengan Campfire Night atau api unggun, di mana seluruh peserta duduk melingkar untuk melakukan refleksi bersama mengenai arti kepedulian, tanggung jawab, dan peran anak sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Seru dan capek, tapi aku jadi mengerti kalau menjadi pemimpin itu harus tenang dan peduli terhadap tim serta anggota,” ungkap Fairuz, Ketua Forum Anak Kota Kendari periode 2026–2028.
Aksi Nyata dan Komitmen Keberlanjutan
Hari kedua dimulai dengan salat Subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan patroli lingkungan melalui aksi pungut sampah di kawasan Pantai Nambo sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Setelah sarapan pagi, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan dan kesan selama mengikuti Workshop dan Youth Camp Fantari 2026.
Seluruh peserta tampil satu per satu untuk berbagi pengalaman dan pembelajaran yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.
“Saya sangat senang mengikuti kegiatan ini karena bisa bertemu teman-teman baru, mendapatkan ilmu yang bermanfaat, pengalaman yang seru dan memotivasi, serta melatih rasa percaya diri saya. Terima kasih kepada kakak-kakak Fantari, ayah dan bunda yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Harapan saya, semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Syarifah, salah satu peserta yang memperoleh predikat Agent of The Champion sebagai peserta paling aktif selama kegiatan.
Menjelang penutupan kegiatan pada Minggu, 21 Juni 2026 pukul 10.00 WITA, Pembina Forum Anak Kota Kendari, Sari Handayani, SE., M.Ak., menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak hanya diukur dari keaktifan peserta selama camp berlangsung.
“Yang kami ukur bukan siapa yang paling aktif atau paling responsif selama kegiatan, tetapi siapa yang pulang membawa semangat untuk bergerak dan memberikan dampak positif di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Wadah Partisipasi Anak dalam Pembangunan Daerah
Forum Anak Kota Kendari atau Fantari merupakan wadah partisipasi anak binaan DP3A Kota Kendari yang aktif menyuarakan aspirasi anak serta terlibat dalam berbagai proses perencanaan pembangunan daerah yang ramah anak.
Melalui kegiatan Workshop dan Youth Camp 2026 ini, diharapkan lahir generasi muda yang semakin berani bersuara, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta mampu menjadi pelopor dan pelapor dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak di Kota Kendari(Red/tg).














