TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE ll Komitmen dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik mulai diwujudkan melalui implementasi kerja sama antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Konawe dan Puskesmas Tawanga. Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan perjanjian kerja sama yang telah dilakukan sebelumnya, DLH Konawe kini mulai menjemput langsung sampah terpilah dari Puskesmas Tawanga, Jumat (31/7/26)
Pengangkutan dilakukan terhadap sampah yang telah dipisahkan berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik dan sampah anorganik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah berbasis pemilahan sejak dari sumbernya, sekaligus mendorong fasilitas pelayanan kesehatan menjadi contoh dalam penerapan budaya peduli lingkungan.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Syahrul, SKM., MM, mengatakan implementasi kerja sama tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Hari ini kami mulai mengimplementasikan perjanjian kerja sama dengan Puskesmas Tawanga melalui penjemputan langsung sampah yang telah dipilah. Ini bukan sekadar pengangkutan sampah, tetapi bagian dari membangun sistem pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya” ujar Plt Kadis
“Kami berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya yang ada di Kabupaten Konawe” tambahnya
Ia menjelaskan, sampah organik dan anorganik yang telah dipisahkan akan dikelola sesuai karakteristiknya. Sampah organik diarahkan untuk proses pengolahan, sedangkan sampah anorganik memiliki nilai ekonomis yang dapat didaur ulang sehingga mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurutnya, keberhasilan program pengelolaan sampah tersebut sangat bergantung pada kedisiplinan seluruh pihak dalam melakukan pemilahan sampah sejak awal.
“Kami mengapresiasi Puskesmas Tawanga yang telah menunjukkan komitmennya dalam menerapkan pemilahan sampah. Ke depan, pola kerja sama seperti ini akan terus kami perluas ke Puskesmas-Puskesmas, sekolah, hingga instansi lainnya agar budaya memilah sampah menjadi kebiasaan bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Tawanga, Juliaty Razak, SKM. M.Kes menyampaikan apresiasi atas dukungan DLH Konawe yang secara langsung mengambil sampah terpilah dari fasilitas kesehatan yang dipimpinnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut memberikan kemudahan bagi puskesmas dalam menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, aman, dan ramah lingkungan.
“Kami menyambut baik implementasi kerja sama ini. Dengan adanya penjemputan langsung dari DLH Konawe, kami semakin termotivasi untuk menjaga konsistensi pemilahan sampah organik dan anorganik di lingkungan puskesmas. Ini juga menjadi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan fasilitas pelayanan kesehatan yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Tawanga telah diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah sebagai bagian dari pelayanan kesehatan yang memperhatikan aspek kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Diketahui, melalui implementasi kerja sama ini diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara Dinas Lingkungan Hidup Konawe dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mengurangi timbulan sampah, meningkatkan tingkat daur ulang, serta mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan menuju Konawe Bersahaja.
Laporan : Redaksi














