AdvetorialBeritaDaerahInfo DesaNasionalSosbudTNI POLRI

Ancam Kawasan Konservasi TNRAW, Puluhan Satgas Karhutla Bombana Dikerahkan

5
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM, BOMBANA || Dalam Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW). personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadamandi wilayah Seksi II TNRAW, Kecamatan Lantari Jaya, Selasa (18/8/26)

Kegiatan pemadaman yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA hingga 14.45 WITA, dengan melibatkan unsur Manggala Agni Daops Sulawesi III, Manggala Agni TNRAW, serta personel TNI dari Kodim 1431/Bombana dan Koramil 1431-01/Rumbia.

banner 300X250

Sedikitnya 28 personel terlibat dalam operasi tersebut dengan rincian, sebanyak 8 personel Manggala Agni Daops Sulawesi III, 10 personel Manggala Agni TNRAW, serta 10 personel TNI.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim juga mengerahkan sejumlah kendaraan pemadam, terdiri atas dua unit kendaraan slip-on dan satu unit kendaraan open.

Danramil 1432 Rumbia, Kapten Infanteri Mustafa menyampaikan bahwa keterlibatan personel gabungan Karhutla menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mencegah api meluas ke area lain di dalam kawasan konservasi.

“Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan sarana yang tersedia. Sinergi antara Manggala Agni dan TNI menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla di kawasan TN Rawa Aopa Watumohai,” ujar Danramil 

Ia juga mengatakan bahwa petugas melakukan penanganan secara langsung terhadap titik-titik yang terdampak kebakaran dengan tetap memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel selama proses pemadaman berlangsung.

Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat kata dia, kegiatan pemadaman dan penanggulangan karhutla di wilayah Seksi II TNRAW tersebut berjalan aman dan lancar.

“Kami terus mengedepankan langkah cepat, terpadu dan terkoordinasi dalam setiap penanganan karhutla. Yang paling utama adalah mencegah api meluas dan menjaga kawasan TN Rawa Aopa Watumohai dari ancaman kerusakan akibat kebakaran,”ungkapnya.

Terakhir, Penanganan karhutla di kawasan TNRAW menjadi perhatian penting mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu wilayah konservasi strategis di Sulawesi Tenggara. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan sekaligus mempercepat respons apabila kembali ditemukan titik api.

Laporan : Redaksi

banner 468x60