AdvetorialBeritaDaerahInfo DesaKesehatanNasionalPendidikanSosbud

Peringatan Hari Lahir Pancasila, Bupati Yusran Tekankan Seluruh ASN Konawe Peduli Terhadap Pengelolaan Sampah

4
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE II Momen peringatan hari lahir Pancasila, Bupati Yusran Akbar, ST, tegaskan pentingnya keterlibatan seluruh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemda Konawe dalam mendukung program kebersihan dan pengelolaan sampah sebagai bagian dari target penilaian Adipura.

Penegasan tersebut sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto dan komitmen Pemerintah Daerah Konawe dalam mewujudkan daerah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, Senin (1/6/26)

banner 300X250

Dalam arahannya, Bupati Yusran menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh sektor, termasuk ASN lingkup pemerintah daerah konawe serta masyarakat.

Ia mengungkapkan, kondisi pengelolaan sampah di Kabupaten Konawe masih membutuhkan pembenahan. Berdasarkan data tahun 2025, capaian pengelolaan sampah baru berada di angka 22,11 persen dan masih dalam kategori pembinaan.

“Sampah yang terkelola masih sangat rendah yaitu 19 ton perhari dari total tertimbun 133 ton perhari, sebagian besar sampah belum masuk pada pengelolaan yang baik”ujarnya

Bupati juga meminta seluruh ASN lingkup Pemda Konawe agar menjadi teladan dalam menjaga kebersihan, dimulai dari lingkungan kantor, rumah, hingga lingkungan masyarakat dengan membiasakan pemilahan sampah mulai dari sumbernya.

Selain itu kata dia, sejumlah titik prioritas penanganan kebersihan juga menjadi perhatian, seperti sekolah, pasar, perkantoran, puskesmas, jalan utama, hingga kawasan permukiman padat penduduk.

“Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dibutuhkan pembenahan secara bertahap, dari sistem pembuangan terbuka menuju sistem pengelolaan yang lebih layak dan ramah lingkungan” kata Bupati

Di sisi lain, penguatan bank sampah dan TPS3R juga menjadi tugas DLH Konawe, agar memperhatikan pengembangan kompos, maggot, dan daur ulang untuk meningkatkan nilai ekonomis sampah.

Ia berharap arah kebijakan penyelenggaran APBD Tahun 2027 nantinya mengarah pada komitmen untuk mewujudkan Konawe yang asri

“Adipura bukan sekadar penghargaan, melainkan simbol perubahan perilaku, tata kelola pemerintahan, kebersihan kota, kesehatan masyarakat, dan daya saing daerah menuju masyarakat konawe yang sejahtera, adil dan berkelanjutan” tegasnya

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Konawe, Syahrul, SKM., MM, menambahkan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Bupati Konawe terkait penguatan pengelolaan sampah dan persiapan penilaian Adipura.

Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan aktif seluruh ASN lingkup Pemda Konawe, pemerintah desa, sekolah, pelaku usaha, hingga masyarakat.

“insha alla, kami akan memperkuat sistem pengelolaan sampah mulai dari tingkat sumber, pengangkutan, hingga pengolahan di TPA. Edukasi pemilahan sampah dari rumah tangga juga akan terus kami sosialisasikan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, pihaknya saat ini sedang mendorong penguatan bank-bank sampah dan TPS3R sebagai solusi pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA. “Pengembangan pengolahan kompos, budidaya maggot, dan daur ulang menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Karena sampah tidak lagi dipandang sesuatu yang menjijikan melainkan sesuatu yang menjajikan atau memiliki nilai ekonomi” tutupnya

Laporan : Risko Julianto

banner 468x60