Tajukperistiwa.Com – Moramo Utara || Rangkaian Pekan Olahraga dan berbagai kegiatan pembinaan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Kecamatan Moramo Utara resmi berakhir.
Penutupan dikemas dalam acara Ramah Tamah yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Baturoro, Kelurahan Lalowaru, Kecamatan Moramo Utara, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus apresiasi atas partisipasi masyarakat, pemerintah desa, sekolah, atlet, pelaku usaha, sponsor, dan seluruh pihak yang ikut menyukseskan rangkaian perayaan kemerdekaan.
Sejumlah agenda penghargaan diumumkan dalam ramah tamah tersebut, mulai dari pemenang sepak bola, bola voli putri, penilaian pawai/deville terbaik, lomba penyelenggaraan adat Mombesara, pembinaan keagamaan, ketangkasan Pramuka, hingga berbagai perlombaan olahraga tingkat TK, SD dan SMP.
Persaingan pada cabang sepak bola menjadi salah satu perhatian utama masyarakat. Desa Sanggula akhirnya keluar sebagai juara umum Tahun 2026 setelah menumbangkan Kelurahan Lalowaru melalui drama adu penalti.
Pertandingan berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui titik putih. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Desa Sanggula menjadi peraih predikat juara umum dalam rangkaian Pekan Olahraga HUT RI ke-81 Kecamatan Moramo Utara.
Sementara itu, pada cabang Bola Voli Putri, gelar juara berhasil diraih Group AJM (Anton Jaya Moramo) setelah mengalahkan Tim Bola Voli Matalamokula.
Hasil tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga sekaligus menjadi ruang bagi panitia dan pemerintah untuk melihat potensi atlet-atlet muda yang dapat dikembangkan ke tingkat lebih tinggi.

Camat Moramo Utara Joni, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga dan berbagai lomba HUT RI tidak semata-mata ditujukan untuk mencari pemenang.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki misi yang lebih besar, yakni membangun kebersamaan sekaligus membuka ruang pembinaan bagi masyarakat dan generasi muda.
“Perlombaan kali ini bukan hanya mencari siapa yang terbaik, tetapi bagaimana pembinaan tetap berjalan. Khusus bidang keagamaan, pembinaan harus terus kita tingkatkan,” ujar Joni dalam acara ramah tamah.
Hal yang sama diterapkan dalam perlombaan adat Mombesara. Seluruh desa yang berpartisipasi mendapatkan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas keikutsertaan dalam menjaga dan melestarikan adat budaya.
Penghargaan serupa diberikan kepada peserta lomba pembinaan keagamaan kategori usia sekolah sampai pada Majelis Ta’lim , olahraga kategori usia sekolah dan lomba ketangkasan Pramuka.
Bagi Pemerintah Kecamatan Moramo Utara, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol administratif, tetapi diharapkan menjadi pemantik semangat anak-anak untuk terus berlatih, berkarya dan mengembangkan potensi mereka.
“Kita ingin anak-anak memiliki ruang untuk berkembang. Mereka bukan hanya belajar menjadi juara, tetapi belajar disiplin, sportivitas, percaya diri, kreatif dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Pelaksanaan Pekan Olahraga tingkat kecamatan juga menjadi kesempatan untuk melakukan pemantauan terhadap atlet-atlet potensial.
Joni menyampaikan, panitia bersama pemerintah daerah tengah melihat potensi bibit unggul yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dijadwalkan berlangsung November 2026 di Kendari.
“Dalam ajang kali ini, panitia dan pemerintah daerah sedang memantau dan mencari bibit-bibit unggul. Mudah-mudahan dari kegiatan ini muncul atlet yang nantinya bisa kita persiapkan untuk Porprov,” katanya.
Menurutnya, kompetisi di tingkat kecamatan harus mampu menjadi fondasi pembinaan olahraga yang berkelanjutan, bukan hanya kegiatan seremonial yang selesai setelah pemberian hadiah.
Joni juga memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan rangkaian HUT RI ke-81.
Kontribusi dunia pendidikan terlihat mulai dari keterlibatan siswa dalam perlombaan, kegiatan perkemahan, pembinaan keagamaan, olahraga, hingga pemberian reward kepada para atlet.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kepala sekolah. Kolaborasi, dedikasi dan kontribusi mereka sangat luar biasa, mulai dari perkemahan, perlombaan sampai memberikan reward kepada anak-anak kita,” ungkapnya.
Apresiasi juga diberikan kepada kalangan usahawan lokal Kecamatan Moramo Utara yang turut menopang pelaksanaan kegiatan.
Salah satu perusahaan yang disebut memberikan kontribusi nyata adalah DSSP Power Moramo Utara. Dukungan perusahaan tidak hanya dalam bentuk finansial, tetapi juga melalui dukungan fisik berupa pembangunan pagar railing tribun Lapangan Olahraga Baturoro.
Bahkan, pada tahap berikutnya, DSSP Power Moramo Utara telah memprogramkan rehabilitasi fasilitas lapangan bola voli putra dan putri melalui program CSR.
“Terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya para usahawan lokal dan DSSP Power Moramo Utara yang telah memberikan kontribusi nyata. Dukungan seperti ini sangat berarti bagi pengembangan fasilitas olahraga dan kegiatan masyarakat,” kata Joni.

Ketua Panitia HUT RI ke-81 Tahun 2026, AIPDA Abdul Kadir Yahya, SH., MH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran panitia dan masyarakat yang telah menjaga pelaksanaan kegiatan tetap aman dan lancar.
Ia menilai keberhasilan penyelenggaraan tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Luar biasa kekompakannya. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Terima kasih kepada jajaran panitia yang telah bekerja keras dan mengupayakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Abd. Kadir.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Moramo Utara, sponsor dan para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan.
“Saya berharap kekompakan dan kekeluargaan ini tidak berhenti sampai di sini. Kita berdoa semoga masih bisa menyelenggarakan kegiatan seperti ini dengan jauh lebih baik lagi,” tambahnya.
Ketua Baznas sekaligus tokoh masyarakat Moramo Utara, Punardin, S.Ag., turut mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang menurutnya berlangsung aman, tertib dan terkendali.
Ia menyebut keterlibatan berbagai unsur menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib dan terkendali. Terima kasih kepada jajaran panitia, Pemerintah Kecamatan, Polsek Moramo Utara, Danposramil Moramo Utara, para donatur dan seluruh perusahaan di Moramo Utara. Luar biasa atas partisipasinya,” ungkap Punardin.
Ia juga menyoroti munculnya potensi-potensi baru dalam kegiatan pembinaan adat.
“Di bidang lomba adat banyak bibit unggul yang bermunculan. Banyak kader Tolea baru dan semuanya hebat-hebat dibutuhkan jam terbang, sehingga akan terlihat pro,” katanya.

Punardin berharap pembinaan adat dan keagamaan dapat terus dilanjutkan setelah momentum HUT RI berakhir. Ia juga mendorong agar kegiatan masyarakat ke depan mampu membuka ruang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat lokal, termasuk memberikan kesempatan kepada warga untuk berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
Di balik kompetisi olahraga dan berbagai perlombaan, Pekan Olahraga HUT RI ke-81 Kecamatan Moramo Utara menyisakan pesan yang jauh lebih besar: kekuatan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh prestasi, tetapi juga oleh kemampuan masyarakatnya untuk bersatu.
Lapangan Baturoro menjadi titik temu berbagai elemen masyarakat. Anak-anak bertanding, pemuda menunjukkan sportivitas, sekolah melakukan pembinaan, pemerintah memfasilitasi, dunia usaha memberikan dukungan dan masyarakat ikut mengambil bagian.
Semua bergerak dalam satu semangat: gotong royong.
Bagi masyarakat Moramo Utara, gotong royong bukan sekadar bekerja bersama ketika ada kegiatan. Gotong royong merupakan modal sosial untuk menjaga keamanan, kebersihan, ketertiban, persaudaraan dan rasa memiliki terhadap daerah.
Karena itu, semangat HUT RI ke-81 diharapkan tidak berakhir bersamaan dengan selesainya pertandingan.
Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kerja nyata: melayani masyarakat, membangun desa, membina generasi muda, menjaga adat dan budaya, meningkatkan kehidupan keagamaan serta membuka ruang ekonomi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Moramo Utara juga mengingatkan para kepala desa agar kualitas pelayanan pemerintahan desa terus ditingkatkan, termasuk kesiapsiagaan aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Apa pun yang kami lakukan saat ini tidak akan berhasil tanpa dukungan dari kita semua,” tegas Joni.
Dengan berakhirnya ramah tamah tersebut, seluruh rangkaian Pekan Olahraga dan kegiatan HUT RI ke-81 Kecamatan Moramo Utara Tahun 2026 resmi ditutup.
Namun semangatnya diharapkan tetap menyala: berbeda desa, berbeda profesi dan berbeda peran, tetapi tetap satu dalam kebersamaan membangun Moramo Utara yang sehat, cerdas dan sejahtera(Red/tg).














