AdvetorialBeritaDaerahInfo DesaKesehatanNasionalOtomotifSosbud

Kejar Operasional Alat Pemilah Sampah TPS3R, Tim Workshop DLH Konawe Genjot Pemasangan Komponen Penting

3
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE || Dalam upaya akselerasi layanan kebersihan di Wonua Kalosara, Tim Workshop Dinas Lingkungan Hidup Konawe terus menggenjot pemasangan komponen alat pemilah sampah di fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), Kelurahan Mataiwoi, Jumat (18/9/26)

Langkah ini ditargetkan segera menuntaskan kesiapan mesin agar dapat dioperasikan untuk memperkuat pemilahan, mengurangi residu, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah bagi masyarakat Konawe pada khususnya 

banner 300X250

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Syahrul, SKM., MM., mengatakan pemasangan komponen alat pemilah sampah tersebut menjadi tahapan penting sebelum alat pemilah sampah dijalankan secara penuh.

“Kami terus mendorong agar pemasangan komponen penting ini dapat segera diselesaikan. Target kami tentu alat pemilah sampah tersebut bisa secepatnya beroperasi dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pelayanan kebersihan kepada masyarakat,” kata Syahrul.

Ia juga mengatakan bahwa Tim Workshop DLH Konawe saat ini sedang menggenjot pemasangan sejumlah komponen penting pada alat tersebut. Setiap bagian dipastikan terpasang dan berfungsi sesuai kebutuhan operasional agar proses pemilahan sampah nantinya dapat berjalan lebih efektif.

Setelah seluruh komponen terpasang kata dia, DLH Konawe akan menyiapkan pelatihan bagi staf yang akan mengoperasikan alat. Pelatihan akan melibatkan teknisi asal Jakarta yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni mengenai pengoperasian alat pemilah sampah.

Para staf DLH Konawe nantinya akan mendapatkan pembekalan mengenai tata cara pengoperasian, fungsi komponen, serta pemahaman teknis yang diperlukan agar mesin dapat digunakan secara optimal, aman, dan sesuai prosedur.

“Teknologi harus dibarengi dengan kemampuan operator. Karena itu, setelah pemasangan selesai, kami akan melakukan pelatihan kepada staf agar mereka benar-benar memahami cara mengoperasikan alat ini dengan baik, aman, dan sesuai prosedur,” ujar Syahrul.

Menurut Syahrul, percepatan pemasangan komponen dan persiapan operator merupakan bagian dari komitmen DLH Konawe dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya pada tahap pemilahan.

“Pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan mengangkut dan membuang. Kita harus mulai memperkuat proses pemilahan dan pengolahan sejak dari fasilitas pengelolaan. Karena itu, kesiapan alat dan sumber daya manusia menjadi dua hal yang sama pentingnya,” katanya.

Selain itu ucap Syahrul, keberadaan alat pemilah sampah diharapkan dapat memperkuat operasional TPS3R sekaligus membangun pola pengelolaan sampah yang lebih terarah. 

“Sampah yang masuk ke fasilitas tersebut dapat dipilah berdasarkan jenisnya sehingga memiliki peluang lebih besar untuk dimanfaatkan kembali maupun diproses sesuai karakteristiknya” ujar Plt Kadis

“Dengan pemilahan yang lebih baik, sampah yang masih memiliki nilai guna maupun nilai ekonomi dapat dipisahkan dari residu sebelum masuk ke tahapan pengelolaan berikutnya” tambahnya

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa percepatan ini menunjukkan bahwa pembenahan layanan kebersihan tidak hanya bertumpu pada kegiatan pengangkutan sampah, Infrastruktur pengolahan, kesiapan teknologi, dan kemampuan tenaga pengelola menjadi rangkaian yang harus berjalan beriringan.

“Bagi DLH Konawe, pengoperasian alat pemilah sampah TPS3R menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pengelolaan sampah yang lebih sistematis sekaligus mendukung pelayanan kebersihan yang semakin optimal bagi masyarakat” tutupnya

Laporan : Redaksi

banner 468x60