AdvetorialBeritaDaerahInfo DesaKesehatanNasionalPendidikanSosbud

Camat Sampara Gandeng Pemdes Baini Konawe dan Alfamidi Bersihkan Sampah Liar Di Jalan Lalonona

4
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE || Pemerintah Kecamatan Sampara bersama Pemerintah Desa Baini dan manajemen Alfamidi menggelar kegiatan Jumat Bersih di bahu jalan Lalonona–Baini, Kabupaten Konawe, Jumat (16/10/26)

Giat Jumat bersih ini dilakukan untuk membersihkan sampah liar di sepanjang bahu jalan lalonona-baini yang diduga dibuang oleh pengguna kendaraan roda dua dan roda empat saat melintas.

banner 300X250

Diketahui, aksi tersebut melibatkan seluruh aparat Pemerintah Kecamatan Sampara, aparat Pemerintah Desa Baini, serta kru Alfamidi dan masyarakat setempat. Mereka memungut dan membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang sisi jalan, yang seharusnya menjadi ruang yang bersih.

Camat Sampara, Muhsin, SE, mengatakan kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ia mengajak masyarakat, terutama pengguna jalan Lalonona–Baini, untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah. Kami mengimbau masyarakat, terutama pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi jalan Lalonona–Baini, agar tidak membuang sampah sembarangan” ujar Muhsin

“Sampah yang dibawa selama perjalanan hendaknya disimpan terlebih dahulu dan dibuang pada tempat yang semestinya,” tambahnya.

Menurut Camat, kegiatan Jumat Bersih harus diikuti perubahan perilaku masyarakat agar sampah yang telah dibersihkan tidak kembali menumpuk di lokasi yang sama. 

Ia berharap kolaborasi pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak swasta dapat meningkatkan kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan di wilayah Sampara.

Kata dia, sampah yang dibuang di bahu jalan tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menambah beban petugas dan pemerintah karena harus melakukan pembersihan berulang. 

Tak hanya itu, Camat juga mengatakan bahwa kebiasaan membuang sampah dari kendaraan juga dapat membahayakan kebersihan dan kenyamanan pengguna jalan.

Karena itu, penanganan sampah tidak cukup dilakukan melalui kerja bakti dan pengangkutan. Masyarakat yang berkendara perlu menyimpan sampah selama perjalanan dan membuangnya di tempat yang semestinya.

“Jalan yang bersih tidak cukup diwujudkan melalui kerja bakti. Dibutuhkan kedisiplinan setiap pengguna jalan untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik saat berkendara maupun ketika beraktivitas di ruang publik” tutupnya

Laporan : Redaksi

banner 468x60