AdvetorialArtikelBeritaDaerahHukrimInfo DesaInternasionalKesehatanNasionalNews TVOlahragaOpiniOtomatifOtomotifPendidikanPolitikSosbudTeknologiTNI POLRI

PPWI MENAGIH JANJI HASIL SILATNAS 7 SEPTEMBER || PPPK PARUH WAKTU: SEMUA PROFESI BERHAK MENDAPAT KEPASTIAN MENJADI PENUH WAKTU

21
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM – JAKARTA || Heru Gama Yudha, SH Ketua Umum Persatuan PPPK Paruh Waktu Indonesia (PPWI) kembali menegaskan komitmennya untuk mengawal penyelesaian persoalan PPPK Paruh Waktu (PPPK PW) secara menyeluruh dan berkeadilan,Kamis(8/10/26).

PPWI menagih tindak lanjut dari hasil Silaturahmi Nasional (Silatnas) 7 September 2026, khususnya terkait harapan dan komitmen untuk memberikan kepastian terhadap proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.

banner 300X250

PPWI menegaskan, perjuangan ini bukan hanya untuk satu profesi.
Guru, Tenaga Kependidikan, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis adalah bagian dari pelayanan publik dan seluruhnya harus mendapatkan perlakuan yang berkeadilan.

PermenPANRB Nomor 9 Tahun 2026 sendiri mengatur PPPK Paruh Waktu serta membuka mekanisme pengalihan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK.

Karena itu, PPWI meminta pemerintah memberikan kepastian regulasi, mekanisme, waktu pelaksanaan, serta kebijakan yang tidak menimbulkan diskriminasi antarprofesi.

PPWI menghargai berbagai perkembangan kebijakan pemerintah terkait PPPK Paruh Waktu. Namun, ketika informasi mengenai percepatan menuju PPPK Penuh Waktu mulai mengemuka pada profesi tertentu, PPWI mengingatkan bahwa keadilan harus dirasakan oleh seluruh PPPK Paruh Waktu.

PPWI tidak ingin terjadi kembali dikotomi antara guru, tendik, nakes maupun teknis.

Mereka semua telah memberikan pengabdian dan menjalankan pelayanan kepada masyarakat sesuai tugas dan profesinya masing-masing.

PPWI meminta pemerintah segera menindaklanjuti hasil Silatnas 7 September 2026 dengan kebijakan yang jelas dan terukur:

– Memberikan kepastian pengangkatan PPPK Paruh Waktu menjadi PPPK Penuh Waktu.
– Kebijakan berlaku untuk seluruh profesi PPPK Paruh Waktu secara berkeadilan.
– Tidak ada diskriminasi antara Guru, Tendik, Nakes dan Tenaga Teknis.
– Memberikan kepastian mengenai waktu dan mekanisme pelaksanaannya.
– Menjamin hak-hak PPPK Paruh Waktu selama proses peralihan berlangsung.

PPWI akan terus mengawal, berdialog dan memperjuangkan aspirasi seluruh PPPK Paruh Waktu melalui jalur konstitusional.

Kami tidak mencari pertentangan.
Kami mencari kepastian.
Kami tidak meminta keistimewaan.
Kami meminta keadilan.

Karena pada akhirnya, mereka semua adalah manusia yang telah mengabdikan tenaga, waktu dan kehidupannya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

PPWI tetap konsisten:
Satu perjuangan, semua profesi.
PPPK Paruh Waktu ke PPPK Penuh Waktu.
Berkeadilan, berkemanusiaan, tanpa diskriminasi(Red/tg).

banner 468x60