TAJUKPERISTIWA.COM – MORAMO UTARA || Usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Program GASS (Gerakan Aksi Sehat Setara) di Lapangan Sepak Bola Baturoro, Ketua DPRD Konawe Selatan Hamrin, S.Kom., M.AP. bersama Kepala Dinas Kesehatan Nurlita Jaya As.S.Sos.M.Kes. yang juga sebagai Ibu Bupati Kabupaten Konawe Selatan melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan langsung ke UPTD Puskesmas Lalowaru,Jumat(3/7/26).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana pelayanan kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut Nampak turut Serta Camat Moramo Utara Joni.S.Pd.M.Si beserta rombongan meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, ruang pemeriksaan, ruang perawatan, serta infrastruktur penunjang lainnya.

Berbagai aspek menjadi bahan evaluasi bersama, terutama terkait kondisi fisik bangunan yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius guna meningkatkan kenyamanan masyarakat maupun tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan.
Salah satu poin utama yang menjadi pembahasan adalah rencana peningkatan infrastruktur UPTD Puskesmas Lalowaru melalui kemungkinan pengusulan anggaran rehabilitasi menyeluruh ataupun pembangunan gedung baru, dengan mempertimbangkan kondisi bangunan serta kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat.
Selain aspek pembangunan fisik, diskusi juga mengarah pada strategi penguatan kapasitas UPTD Puskesmas melalui peningkatan pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) secara mandiri.
Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi puskesmas untuk memenuhi kebutuhan operasional maupun pengadaan fasilitas pendukung berskala ringan tanpa harus selalu bergantung pada alokasi anggaran pemerintah daerah.
Ketua DPRD Konawe Selatan, Hamrin, S.Kom., M.AP., menegaskan bahwa peningkatan kualitas fasilitas kesehatan merupakan investasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
“Pelayanan kesehatan harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Karena itu kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran. Apakah nantinya lebih tepat dilakukan rehabilitasi total atau pembangunan baru, tentu akan dikaji berdasarkan kebutuhan riil agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Hamrin.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan menyampaikan bahwa keberadaan fasilitas kesehatan yang representatif harus diimbangi dengan tata kelola yang baik, termasuk penguatan kemandirian pengelolaan keuangan UPTD melalui optimalisasi pendapatan BLUD.

Menurutnya, apabila pendapatan UPTD dapat terus ditingkatkan, maka kebutuhan-kebutuhan mendesak seperti perbaikan ringan bangunan, pengadaan fasilitas penunjang pelayanan, maupun pemeliharaan sarana dapat dipenuhi lebih cepat sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga.
Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Lalowaru.
Sinergi antara DPRD, Dinas Kesehatan, dan pihak UPTD diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun penguatan kapasitas pelayanan, sehingga masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang semakin aman, nyaman, dan berkualitas(Red/tg).














