TAJUKPERISTIWA.COM, KONAWE II Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe tampil sebagai kekuatan yang tak terbendung dalam lomba tarik tambang antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Konawe.
Bertanding di Pantai Desa Lalimbue, Kecamatan Kapiuala, Sabtu (29/8/26), tim tarik tambang putra DLH Konawe sukses menyegel gelar juara setelah berhasil menumbangkan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) pada partai final dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
Perjalanan menuju podium juara tidak diraih dengan mudah. Sejak babak awal, DLH Konawe harus menghadapi sejumlah tim yang memiliki kekuatan fisik dan mental bertanding yang tidak kalah tangguh.
Sebelum mencapai partai puncak, tim DLH Konawe terlebih dahulu berhasil menumbangkan Satpol PP dan kemudian melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Dinas Perhubungan.
Dua kemenangan tersebut mengantarkan DLH Konawe ke laga final sekaligus memperlihatkan konsistensi permainan tim yang mengandalkan kekuatan, koordinasi, dan satu komando.
Memasuki partai final menghadapi Damkar, tensi pertandingan semakin meningkat.
Kedua tim langsung memperlihatkan determinasi tinggi. Tarikan demi tarikan berlangsung sengit, disaksikan pendukung masing-masing OPD yang terus memberikan semangat dari sisi arena.
Dengan koordinasi yang rapat dan kekuatan yang dikeluarkan secara serentak, tim DLH Konawe berhasil mengamankan kemenangan pada dua ronde sekaligus.
Peluit akhir pertandingan pun menjadi klimaks perjuangan. Para anggota tim DLH Konawe langsung merayakan kemenangan bersama jajaran dan pendukung yang hadir.
Gelar juara tersebut sekaligus menegaskan bahwa DLH Konawe bukan hanya solid dalam menjalankan tugas pemerintahan, tetapi juga memiliki semangat kompetitif dan kekompakan yang kuat di arena olahraga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe, Syahrul, SKM., MM, mengapresiasi perjuangan seluruh anggota tim yang telah membawa nama DLH Konawe hingga meraih gelar juara lomba tarik tambang putra
Menurutnya, kemenangan tersebut bukan sekadar persoalan hadiah lomba, tetapi merupakan gambaran nyata tentang pentingnya kebersamaan dan kekompakan dalam sebuah tim.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas hasil yang diraih oleh tim DLH Konawe. Ini bukan hanya kemenangan pemain yang turun di arena, tetapi kemenangan seluruh keluarga besar DLH Konawe,” ujar Syahrul.
Ia menilai, olahraga memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
“Tarik tambang mengajarkan kita satu hal penting, bahwa kekuatan akan menjadi besar ketika kita mampu bergerak bersama dalam satu komando. Tidak ada yang paling kuat sendirian. Yang membuat kita kuat adalah kekompakan,” katanya.
Syahrul juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah menunjukkan semangat juang sejak pertandingan awal hingga partai final.
“Saya bangga dengan semangat teman-teman. Mereka bertanding dengan penuh perjuangan, menjaga sportivitas dan tidak mudah menyerah. Dari awal menghadapi Satpol PP, kemudian Perhubungan, sampai final melawan Damkar, mereka mampu menjaga fokus dan kekompakan,” ungkapnya.
Ia berharap semangat tersebut tidak berhenti setelah kompetisi berakhir, tetapi dapat dibawa ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Saya berharap semangat kebersamaan ini terus kita pertahankan. Kalau dalam olahraga kita bisa satu tarikan dan satu tujuan, maka dalam menjalankan tugas juga harus demikian. Kita bekerja bersama, saling mendukung dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Terakhir, ia juga menyampaikan bahwa dari babak awal hingga final, satu pesan terlihat jelas, kekuatan bukan hanya soal otot, tetapi tentang bagaimana seluruh anggota tim mampu bergerak dalam irama yang sama.
“Satu Tarikan, Satu Komando, Satu Gelar Juara” tutupnya
Laporan : Redaksi














