TAJUKPERISTIWA.COM – JAKARTA || Aliansi PPPK Paruh Waktu Teknis Indonesia (APTI) secara resmi mengundang sejumlah pimpinan lembaga negara dan lintas kementerian untuk menghadiri kegiatan Aksi Damai dan Doa Bersama pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional,Selasa(2/11/26).
Undangan tersebut ditujukan kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PANRB Rini Widyantini, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh, serta Kapolri melalui Kepala Badan Intelijen Keamanan Polri.

Berdasarkan dokumen tanda terima surat, undangan APTI telah disampaikan dan diterima oleh sejumlah sekretariat kementerian dan lembaga terkait pada Oktober hingga 2 November 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya APTI dalam menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan kepastian kebijakan bagi PPPK Paruh Waktu, khususnya tenaga teknis di berbagai instansi pemerintahan.
Wakil Ketua Umum APTI Indonesia, Andi Siswanto, S.H., menyampaikan bahwa momentum Hari Pahlawan hendaknya menjadi ruang refleksi bersama tentang pengabdian, pengorbanan, dan penghargaan terhadap seluruh elemen bangsa, termasuk tenaga teknis yang selama ini turut menjalankan roda pelayanan pemerintahan.
Menurutnya, aksi damai dan doa bersama tersebut diharapkan menjadi sarana penyampaian aspirasi secara tertib, terbuka, dan konstitusional sekaligus mendorong pemerintah dan lembaga negara memberikan perhatian terhadap persoalan PPPK Paruh Waktu.
“Perjuangan ini bukan semata-mata tentang status pekerjaan, tetapi juga menyangkut penghargaan terhadap pengabdian, kepastian masa depan, dan keadilan bagi seluruh PPPK Paruh Waktu lintas profesi,” menjadi pesan perjuangan APTI.
APTI berharap para pimpinan kementerian dan lembaga negara dapat memberikan perhatian serta membuka ruang dialog terhadap aspirasi yang akan disampaikan.
Hari Pahlawan bukan hanya momentum mengenang jasa para pejuang, tetapi juga pengingat bahwa keadilan, pengabdian, dan penghargaan terhadap sesama harus terus diperjuangkan(Red/tg).














