AdvetorialArtikelBeritaDaerahHukrimInfo DesaInternasionalKesehatanNasionalNews TVOlahragaOpiniOtomatifPendidikanPolitikSosbudTeknologiTNI POLRI

BAZNAS Sultra Perkuat Sinergi Gotong Royong Bedah Rumah, Wujudkan Kepedulian untuk Masyarakat

14
Example 468x60 banner 468x60

TAJUKPERISTIWA.COM – KENDARI || Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat sinergi lintas lembaga dalam mendukung Program Gotong Royong Bedah Rumah yang digagas Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara,Rabu(16/9/26).

Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam rapat persiapan launching Program Gotong Royong Bedah Rumah yang digelar Rabu, 16 September 2026. Rapat dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, dan dihadiri Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara Punardin, S.Ag., Ketua DPD REI Sulawesi Tenggara beserta jajaran, Satker BP3K Sulawesi III, serta Dinas Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara.

banner 300X250

Bagi BAZNAS Sultra, keterlibatan dalam program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran zakat, infak dan sedekah (ZIS) dalam menjawab kebutuhan sosial masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara, Punardin, S.Ag., menegaskan bahwa semangat utama program tersebut adalah membangun kepedulian secara bersama-sama.

“BAZNAS Sulawesi Tenggara menyambut baik sinergi ini. Bedah rumah bukan hanya berbicara tentang membangun sebuah bangunan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak dan memberikan harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Punardin.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, Kejaksaan, pemerintah daerah, dunia usaha dan berbagai unsur masyarakat merupakan bentuk konkret dari semangat gotong royong yang dapat memberikan dampak langsung kepada penerima manfaat.

Punardin menambahkan, pengelolaan ZIS harus terus diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang memenuhi kriteria penerima manfaat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami ingin semangat gotong royong ini menjadi gerakan bersama. Ketika pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha dan masyarakat mengambil bagian sesuai kapasitas masing-masing, maka semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya,” katanya.

BAZNAS Sultra sendiri dalam berbagai programnya terus menempatkan aspek kemanfaatan, ketepatan sasaran dan akuntabilitas sebagai bagian penting dalam pengelolaan dana ZIS. Dalam publikasi resminya, BAZNAS Sultra juga menekankan pentingnya pengelolaan dan pelaporan program secara tertib sebagai bagian dari akuntabilitas kelembagaan.

Program Gotong Royong Bedah Rumah diharapkan tidak berhenti pada pembangunan atau perbaikan fisik rumah. Lebih dari itu, program tersebut membawa pesan tentang kepedulian sosial dan keberpihakan terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak.

Kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa persoalan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kejaksaan melalui inisiatif sosialnya, BAZNAS melalui pengelolaan dana ZIS, pemerintah melalui dukungan kebijakan dan perangkat teknis, serta dunia usaha melalui partisipasi dan dukungan pembangunan dapat mengambil peran masing-masing.

Dalam konteks tersebut, BAZNAS memiliki posisi penting sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak dan sedekah masyarakat sehingga pemanfaatannya dapat diarahkan kepada program-program yang memberikan manfaat sosial sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku.

“Yang kita bangun bukan hanya rumahnya, tetapi juga rasa kepedulian. Mudah-mudahan program ini menjadi contoh bahwa persoalan masyarakat dapat kita jawab melalui kolaborasi dan semangat gotong royong,” tutur Punardin.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan Kejati Sultra juga telah membawa pesan sosial melalui Gerakan Gotong Royong Bedah Rumah. Dalam pemberitaan 14 September 2026, program tersebut disebut diarahkan untuk membantu masyarakat kurang mampu di 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Dukungan yang dihimpun melalui rekening BAZNAS Sultra juga menjadi bagian dari skema gotong royong tersebut.

Rapat persiapan launching ini selanjutnya menjadi momentum untuk mematangkan koordinasi, mekanisme pelaksanaan serta pembagian peran antarinstansi dan pihak terkait.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam menghadirkan manfaat sosial yang terukur bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat “Bakti Kejaksaan untuk Sultra” melalui gerakan gotong royong yang melibatkan berbagai elemen.

Harapannya, program ini tidak hanya menghasilkan rumah yang lebih layak, tetapi juga menghadirkan rasa aman, martabat dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat di Sulawesi Tenggara(Red/tg).

banner 468x60